Modal Usaha Sarapan Nasi Gulung
Lokasi & harga di preview adalah default template. Di skenario, ubah kota (UMR), sewa, dan channel fee. Untuk ide di luar template siap pakai, gunakan Mulai dari Nol (pilih jenis usaha + kota + tempat → angka awal acuan, wajib cek harga di lokasi).
Mulai Simulasi Sarapan Nasi Gulung
Buka kalkulator interaktif Estima untuk mengedit modal, sewa ruko, gaji owner, dan proyeksi balik modal.
Estimasi Modal Awal
Rp 28 jt
Estimasi Omset / Bln
Starter & PRO
Opex Bulanan
Starter & PRO
Estimasi Laba Bersih
Starter & PRO
Estimasi Balik Modal
Starter & PRO
Modal awal adalah teaser gratis. Omset, opex, laba, BEP, red flags, dan PDF tersedia di Starter & PRO.
Analisis lengkap tersedia di Starter & PRO
Upgrade untuk membuka estimasi omzet, opex, laba, BEP, red flags, biaya tersembunyi, dan laporan PDF.
Sesuaikan lokasi, harga, dan target penjualan Anda sendiri di simulasi interaktif.
💳 Fee channel & pembayaran (bukan cuma “MDR 20%”)
Di Estima, fee diisi sebagai % efektif dari total omzet. Komisi GoFood/Grab/ShopeeFood (~20%) hanya berlaku di porsi order app — jika 30% omzet lewat ojol, fee total ≈ 6% omzet, bukan 20%. QRIS/tunai offline biasanya ~0.5%. Ads boost toko & packing delivery lebih cocok di Opex/HPP, bukan digabung buta ke fee.
- Offline: Mayoritas dine-in/takeaway: campur tunai + QRIS (~0–1%). Bukan komisi ojol.
- Campuran ~30% ojol: ≈70% offline (0,5%) + 30% GoFood/Grab/ShopeeFood (20% hanya di porsi app) → ~6,5% dari total omzet.
- Mayoritas ojol: ≈40% offline + 60% app @20% → ~12–14% total omzet. Cloud kitchen bisa lebih tinggi.
HPP F&B jujur sering ~48–50% dan sudah termasuk waste/sisa — jangan menambah baris waste terpisah jika HPP sudah gemuk. Refund/order batal ojol: pakai buffer promo/opex, bukan field terpisah wajib. Atur fee di skenario lewat chip atau kalkulator campuran channel.
Pernyataan & Sanggalan (Disclaimer)
Kalkulasi dan rincian biaya yang disajikan di atas bersifat **simulasi estimasi kasar** untuk membantu perencanaan awal. Estima tidak menjamin atau memproyeksikan hasil keuangan rill usaha Anda. Hasil riil di lapangan dapat berbeda dipengaruhi lokasi spesifik, hasil negosiasi vendor, retribusi setempat, serta fluktuasi ekonomi pasar.
Pertanyaan Umum
Berapa modal awal usaha sarapan nasi gulung?▾
Modal awal tipikal belasan juta (peralatan dapur + booth + thermal + stok). Di Estima, sesuaikan kapasitas — default menekankan alat produksi + carrier, bukan klaim 100+ porsi otomatis untung.
Kenapa default 26 hari, bukan 30?▾
Sarapan outdoor/semi-outdoor peka hujan dan butuh istirahat. Satu hari tutup per minggu atau kompensasi cuaca buruk lebih jujur daripada “manusia mesin” 30 hari penuh.
Kenapa HPP default ~49%?▾
Selain bahan, ada waste porsi tidak terjual dan kemasan per bungkus. HPP ~44% tanpa waste sering terlalu optimis untuk F&B pemula; ~49% memberi ruang fluktuasi komoditas.
Apakah harus pakai helper dari hari pertama?▾
Default Estima owner-only di fase 1–3. Tambah helper setelah omzet konsisten (banyak yang menargetkan dulu omzet bulanan stabil, mis. belasan juta) agar cash flow tidak tercek gaji tetap terlalu cepat.
Bagaimana menaikkan ticket size di daerah sensitif harga?▾
Hindari lonjakan harga satuan saja. Paket “nasi gulung + es teh/kopi” (~Rp13–15 ribu) menaikkan omzet per kepala dengan bundling, cocok pasar menengah-bawah.
Bagaimana menekan food waste?▾
Pre-order (WA) dan konsinyasi B2B (kantin sekolah/pabrik) mengunci volume sebelum masak. Default simulasi retail; naikkan porsi B2B di input jika itu model utamamu.
Apakah sold out pagi membuktikan untung?▾
Belum. Sold out 30 porsi/hari bisa tetap merugi setelah opex. Cek porsi/hari, HPP, dan hari buka — bukan hanya klaim habis sebelum jam 7.
